SMK Plus Al-Farhan Kadudampit bekerjasama dengan PT. Mutu Agung lestari dengan mengusung tema Green Pesantren 2017 melakukan penanaman 6.000 pohon dengan melibatkan berbagai unsur lapisan masyarakat di Kecamatan Kadudampit Sukabumi.

Sebagai sekolah yang berbasis pesantren sekaligus merupakan sekolah yang berwawasan lingkungan, Smk Plus Alfarhan berhasil membangun komitmen bersama untuk penyaluran CSR perusahaan dibidang lingkungan. maka pada hari Senin tanggal 20 pebruari 2017 lalu secara bersama-sama melakukan penanaman 6.000 pohon khususnya didekat kaki Gunung Gede Pangrango yang tepatnya di lokasi dataran Los Beca Desa Cikahuripan Kecamatan Kadudampit Kabupaten Sukabumi.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Presiden Direktur PT. Mutu Agung lestari beserta orang-orang penting dijajaran perusahaan yang bergerak dibidang sertifikasi ini yang berkedudukan di bogor tersebut. Selain itu dihadirkan pula oleh Muspika Kecamatan Kadudampit, intansi-intansi terkait, juga bupati kabupaten Sukabumi dalam hal ini di wakili oleh Dinas lingkungan Hidup serta Pimpinan DPRD Kabupaten Sukabumi Ir.H. Yusup Maulana (H. Aka) yang sekaligus membuka kegiatan Green Pesantren 2017 .

dengan semangat para dewan guru juga siswa dan siwi SMK Plus Alfarhan Kadudampit ditambah lagi dukungan dari para kepala desa dan para kepala sekolah mulai SD/MI, SMP/MTs, yang hadir serta para tokoh dan warga masyarakat sekitar kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancar. Dalam momen ini juga diberikan bibit tanaman kepada semua yang hadir dari mulai tanaman buah sampai tanaman kayu keras untuk bisa ditanam dan dipelihara ditempat masing-masing sekaligus nantinya bisa mengambil manfaat dari tanaman tersebut.

“Alhamdulillah kegiatan ini bisa berjalan dengan baik dan sukses, kami ucapkan terimakasih kepada dewan guru dan siswa/I, para kepala desa, kepala sekolah, tokoh dan warga masyarakat yang ikut andil ambil bagian dalam kegiatan baik ini, dengan harapan semoga dengan kegiatan Green Pesantren 2017 ini bisa lebih meningkatkan kepedulian kita terhadap kelestarian lingkungan.” Kata Agus Syarif (36), Kepala Sekolah Smk Plus Alfarhan.